Mount Rushmore, Amerika Serikat
kita beralih lagi ke negara paman sam ada sebuah ukiran batu yang sangat ikonik , mungkin bagi kalian yang penggemar animasi jepang "Naruto" pasti tidak asing dengan patung seperti ini. Mari kita bahas lebih lanjut.
![]() |
| (Mount Rushmore) |
Gunung Rushmore adalah gunung terkenal di Amerika Serikat tepatnya berada di dekat South Dakota. Di permukaan granit Gunung Rushmore terdapat ukiran terbesar empat kepala presiden Amerika Serikat, yaitu George Washington (1732–1799), Thomas Jefferson (1743–1826), Theodore Roosevelt (1858–1919), dan Abraham Lincoln (1809–1865). Seorang Denmark-Amerika,Gutzon Borglum mengukir kepala tersebut di Gunung Rushmore.
![]() |
| (Ai Version) |
Bangunan tempat Gunung Rushmore berada menjulang setinggi 5.725 kaki (1.745 meter). Lalu, patung yang diukir berada di puncak sisi tenggara gunung. Patung tersebut diukir dari permukaan batu granit padat. Setiap ukiran tingginya sekitar 60 kaki (18 meter).
Gunung Rushmore dengan pahatan wajah George Washington, Thomas Jefferson, Theodore Roosevelt, dan Abraham Lincoln (dari kiri ke kanan)
Seorang sejarawan South Dakota, Doane Robinson, adalah orang pertama yang memiliki gagasan untuk mengukir wajah orang terkenal di Black Hills untuk mempromosikan pariwisata di daerah tersebut. Gagasan awalnya sebetulnya adalah hendak mengukir di bagian gunung yang disebut Needles. Namun Gutzon Borglum menolaknya karena kualitas granit di sana kurang baik dan ada penentangan yang kuat dari kelompok-kelompok penduduk asli Amerika. Akhirnya mereka memilih lokasi Gunung Rushmore, yang juga memiliki keuntungan karena menghadap ke tenggara sehingga memperoleh paparan sinar matahari secara maksimal. Robinson semula menginginkan untuk menampilkan pahlawan-pahlawan western seperti Lewis dan Clark, Red Cloud, dan Buffalo Bill Cody, Tetapi Borglum memutuskan bahwa ukiran harus lebih bersifat nasional dan memilih wajah keempat presiden tersebut untuk diukir di gunung. Setelah mengamankan pendanaan melalui sponsor yang antusias dari "pelindung politik besar Gunung Rushmore", Senator Peter Norbeck, pembangunan dari ukiran peringatan ini dimulai pada tahun 1927, dan wajah para presiden yang diukir rampung antara tahun 1934 sampai 1939. Dengan meninggalnya Gutzon Borglum pada bulan Maret 1941, puteranya Lincoln Borglum mengambil alih pembangunan. Walaupun konsep awal bermaksud mengukir setiap presiden itu dari kepala sampai pinggang, tetapi karena ketiadaan dana terpaksa pembangunan dihentikan di akhir bulan Oktober 1941.
![]() |
| (Patung Presiden) |
Gunung Rushmore telah menjadi simbol ikonis kebesaran presiden dan telah muncul dalam beberapa karya fiksi, dan digambarkan atau dibahas dalam karya populer lainnya. Salah satunya yang terkenal adalah gunung Hokage di serial Naruto. Tempat tersebut telah menarik lebih dari dua juta orang setiap tahunnya.
Pembangunan Gunung Rushmore bagi sebagian masyarakat, terutama masyarakat asli (masyarakat adat), Gunung Rushmore tidak mewakili sejarah positif. Pasalnya, Gunung Rushmore dibangun di atas tanah yang diperoleh secara ilegal oleh pemerintah Amerika Serikat (AS).
Pada 1868 pemerintah AS menandatangani perjanjian dengan Oceti Sakowin (Sioux). Perjanjian tersebut menyebutkan bahwa Black Hills yang merupakan tanah suci bagi suku Indian Oceti Sakowin akan menjadi tanah Oceti Sakowin selamanya. Lalu, dalam waktu 10 tahun, pemerintah AS justru mengambil tanah tersebut dari mereka.
Sioux dan banyak orang lainnya kecewa dengan keputusan membangun monumen di Black Hills untuk para pemimpin pemerintahan yang telah mencuri tanah mereka tersebut.
Dilansir dari National Geographic, selama bertahun-tahun, monumen tersebut telah menuai protes atas lokasinya di tanah adat, perdebatan tentang apakah panglima tertinggi lainnya layak mendapat tempat di gunung tersebut, dan kontroversi Hollywood mengenai film Alfred Hitchcock yang sebagian difilmkan di situs tersebut.
![]() |
| (Mount Rushmore saat sore) |
Sebelum dikenal sebagai Gunung Rushmore, suku Lakota menyebut formasi granit ini Tunkasila Sakpe Paha, atau Gunung Enam Kakek. Itu adalah tempat untuk berdoa dan beribadah bagi penduduk asli Great Plains, jelas Donovin Sprague , kepala departemen sejarah di Sheridan College di Wyoming dan anggota Suku Sioux Sungai Cheyenne. Lokasi gunung di Black Hills juga penting.
Bagi komunitas Lakota, Cheyenne, dan Arapaho, kawasan ini tidak hanya penting secara spiritual, tetapi juga merupakan tempat suku-suku mengumpulkan makanan dan tanaman yang mereka gunakan untuk bangunan dan obat-obatan.
Pada akhir tahun 1800-an, pemukim Euro-Amerika mulai memasuki Black Hills, memicu perang dengan penduduk asli. Pemerintah AS menandatangani Perjanjian Fort Laramie pada tahun 1868, memberikan hak eksklusif kepada suku Lakota untuk memanfaatkan Black Hills. Namun, dalam satu dekade, emas ditemukan di wilayah tersebut dan, pada 1877, AS melanggar perjanjian dan mengambil alih wilayah tersebut.
Setelah itu, para pemukim dan penambang berdatangan ke wilayah tersebut. Pada tahun 1884, pengacara New York Charles Rushmore berkunjung untuk membuat kesepakatan tentang sebuah tambang timah, dan, sambil lalu, Six Grandfathers diganti namanya.
Namun sengketa tanah tidak terselesaikan. Pada tahun 1920-an, suku Lakota menggugat pemerintah AS atas pencurian suatu perjuangan hukum yang berlangsung selama beberapa dekade.
Sumber:
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Gunung_Rushmore
https://www.tempo.co/internasional/siapa-pematung-kepala-4-presiden-amerika-serikat-di-gunung-rushmore--146115






Komentar
Posting Komentar